Tottenham Hotspur memperkecil jarak dari Manchester City di puncak klasemen Liga Primer Inggris setelah memenangi pertandingan langsung dengan skuat Pep Guardiola di White Hart Lane, Minggu (2/10).


Databola.net-  Skor 2-0 dari torehan bunuh diri Aleksandar Kolarov dan gol Dele Alli menandai kekalahan perdana City musim ini setelah melewati enam pekan awal dengan rekor sempurna 100 persen, dan hasil ini sekaligus menjadikan Tottenham satu-satunya klub yang belum terkalahkan di EPL.

Mauricio Pochettino mengambil pendekatan jitu dengan langsung menerapkan pressing ketat dan memeragakan permainan energik penuh determinasi.

Alhasil, anak-anak pimpinan Pep Guardiola kesulitan mengembangkan possession football khas mereka dan justru kewalahan menerima tekanan kuat Tottenham. Lilywhites bahkan sukses memetik keunggulan cepat saat laga belum genap sepuluh menit.

Umpan silang yang dilepaskan Danny Rose gagal menemui rekan setim, tetapi Aleksandar Kolarov salah melakukan antisipasi. Tendangannya untuk menghalau bola kurang sempurna hingga membuat si kulit bulat berbelok masuk ke gawang tanpa bisa diselamatkan kiper Claudio Bravo.

Setelah itu Spurs tampil semakin percaya diri dan terus membuat tim tamu kerepotan, khususnya melalui pergerakan Son Heung-min yang diplot memimpin lini depan dan trio pendukung di belakangnya, yaitu Christian Eriksen, Dele Alli, dan Erik Lamela. Moussa Sissoko serta Vincent Wanyama juga amat dominan di lini tengah dalam melakukan duel-duel menghadapi para gelandang City yang rata-rata berpostur kecil.

Spurs Akhiri Rekor Sempurna Man.City

Spurs Akhiri Rekor Sempurna Man.City

Performa dominan yang ditunjukkan oleh Spurs akhirnya membuahkan gol kedua delapan menit menjelang babak pertama berakhir. Lewat proses serangan yang terbangun rapi, Alli menyelusup ke dalam kotak penalti City dan Son yang membaca pergerakannya memberikan umpan manis ke arah sang rekan, penyelesaian dingin Alli membuat Bravo takluk untuk kali kedua.

Tottenham terus menjaga tempo tinggi usai turun minum dan langsung memberikan ancaman melalui aksi Wanyama yang merangsek maju sebelum melepas tembakan keras. Penyelamatan Bravo memastikan City tidak tertinggal lebih jauh

Terlepas dari kans berbahaya tersebut, secara overall kendali permainan tetap berada di tangan Spurs, yang seharusnya dapat menambah angka di menit ke-65 lewat titik penalti. Wasit menghadiahkan tendangan 12 pas akibat pelanggaran Fernandinho terhadap Alli, sayangnya eksekusi yang dilakukan Lamela dapat dimentahkan oleh Bravo.

Permainan City membaik memasuki akhir pertandingan, namun Lloris dan duet bek Belgia di depannya, Toby Alderweireld serta Jan Vertonghen, membangun benteng solid yang sulit dirobohkan. Lloris menangkis dua tembakan akurat Aguero dan Kelechi Iheanacho dari jarak dekat, sementara duo Belgia berulang kali membuat intersepsi maupun tekel vital.

Hingga akhir pertadingan skor 2-0 tetap tidak berubah, Manchester City harus rela menelan pil pahit dengan kekalahan perdana pada musim ini.

Leave a Reply